NEWS

Kylian Mbappe striker yang menjadi andalan Paris Saint-Germain terus di beritakan tentang kepindahan dirinya menuju Real Madrid. Mbappe yang pada musim lalu tampil cukup cemerlang bersama Paris Saint Germain. Dengan berhasil mencetak 39 gol dan membawa Paris Saint-Germain menjadi juara Ligue 1. Dirinya pun di nobatkan menjadi pemain terbaik Ligue 1 pada musim lalu dengan mengalahkan rekan setimnya Neymar.

Namun beredar kabar bahwa mantan striker AS Monaco tersebut mengaku bahwa dirinya saat ini sedang mencari tantangan lebih besar untuk masa depannya. "Mungkin saat ini saya membutuhkan suatu tantangan yang lebih besar. Namun sekarang bukan waktunya untuk membicarakan Real Madrid. Saya tahu kalian sangat ini mengetahui kemana saya akan berlabuh. Seperti yang kalian tahu saya adalah fans Real Madrid sejak kecil. Terlebih di sana ada Zidane yang juga merupakan salah satu idolaku. Tetapi saat ini aku hanya ingin fokus dan mencari banyak pengalaman. Terlebih saya memiliki banyak waktu dan aku tak ingin membuat kesalahan." Ungkap Mbappe saat di wawancari setelah laga Andorra vs Prancis pada babak penyisihan Euro 2020.

Mbappe yang berhasil mencetak gol ke 100 sepanjang karir profesionalnya di usia 20 tahun ini. Membuatnya berhasil mengalahkan rekor yang di miliki oleh Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi. Meski bermain cukup bagus namun Mbappe juga mendapatkan kritik yang cukup keras dari para fans timnas Prancis. Banyak dari fans yang menaruh harapan terlalu besar bagi Mbappe yang belakangan bermain cukup buruk. Melihat hal tersebut sang pelatih Didier Deschamps merasa bahwa itu merupakan hal yang wajar apalagi melihat Mbappe masih cukup muda. "Ketika kami mengalami kekalahan orang yang paling marah di dalam tim adalah Mbappe. Dia merupakan pemain yang bagus namun dirinya tidak bisa bermain terus bagus pada setiap pertandingan. Tapi Mbappe menebus seluruh kesalahan itu dan berhasil mencetak gol ke 100 nya di usianya yang masih cukup belia. Untuk saat ini Mbappe membutuhkan banyak pengalaman. Karena dirinya sudah memiliki kualitas. Wajar jika terkadang dia bermain buruk dan saya memaklumi hal tersebut." tutup Deschamp kepada media.